Profesi Tukang Kunci yang Masih Eksis di Era Modern ini

Sepanjang hidup saya ini, saya telah melihat banyak sekali profesi yang hilang ditelan jaman, bahkan yang dulu sangat jaya tetapi akhirnya menyerah ditelan kemajuan jaman. Buat saya, tukang kunci ya begitu-begitu saja, sejak saya masih kecil di tahun 70an, tetapi hingga saat ini pekerjaan ini tidak lekang di makan jaman.

Bahkan, bagi orang yang sudah menggunakan kunci elektronik, kunci magnetik, ataupun yang pakai aplikasi, ternyata pekerjaan tukang kunci tidak tergusur dengan sendirinya. Bahkan, ada banyak kejadian, yang malah kunci-kunci modern membuat pemiliknya menjadi kesulitan, sehingga tetap harus memanggil tukang kunci manual, untuk menyelesaikan permasalahan kuncinya.

Sering saya jumpai, kunci motor hilang, mereka akan pergi ke tukang kunci, kunci lemari atau rumah hilang, mereka juga akan pergi ke tukang kunci. Apalagi jika ditambah dengan kondisi rakyat Indonesia ini, yang sangat rentan dengan kehilangan. Misalnya saja seperti kemalingan, kecopetan, begal, jambret, maka profesi tukang kunci menjadi sebuah profesi yang masih diperlukan hingga saat ini.

Bahkan, biasanya jika ada teknologi baru yang muncul, maka akan yang baru itu akan menggusur teknologi lama yang sudah exist sebelumnya. Tetapi, sepertinya hal tersebut tidak berlaku pada profesi tukang kunci.

Hal ini saya pikir, hal ini bisa terjadi karena kunci adalah salah satu hal yang harus berada di dalam kondisi yang nyata, menjaga barang yang nyata juga, sehingga tidak bisa serta-merta dibuat versi onlinenya, versi yang imajinernya. Bahkan, menurut saya, bahwa teknologi mutakhir, hanya sebagai pelengkap pada teknologi kunci yang telah ada sebelumnya. Semacam penguatnya saja.

Meskipun demikian, bukan berarti tukang kunci tidak mengikuti perkembangan jaman. Karena kalau anda lihat, bahwa tukang kunci saat ini, mereka sudah menggunakan mesin-mesin baru yang tergolong canggih, dari yang sebelumnya hanya menggunakan peralatan manual, yang proses pengerjaannya lama. Bahkan proses menawarkan jasanya juga sudah menggunakan sosial media dan aplikasi canggih lainnya. Tetapi selebihnya saya pikir masih sama saja seperti puluhan tahun yang lalu.

Tinggalkan Balasan